Tentunya kita mengharapkan semoga doa kita dikabulkan oleh Allah SWT. Namun faktanya masih banyak dari kita yang merasa bahwa doa kita sering tidak terkabul. Meskipun demikian, janganlah kita berprasangka bahwa Allah SWT tidak memenuhi janji-janjiNya, melainkan kita harus mengoreksi diri, mencari tahu apa yang mengakibatkan doa seseorang ditolak?

Seperti kita ketahui, bawasanya doa yakni memohon kepada Allah semoga Dia berkenan mengarapkan harapan kita, seraka kita melaksanakan dan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai maksud tersebut. Doa merupakan bentuk ikhtiar. Jika doa tidak disertai dengan usaha, maka sama halnya dengan seseorang yang hendak menuju ke suatu daerah tetapi beliau tidak berusaha melangkahkan kakinya, maka beliau tidak akan hingga pada tujuannya.

Dalam hal permohonan doa, apabila kita yakin bahwa Allah Maha Kuasa dan memperkannkan, niscaya permohonan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Tetapi apabila kita tidak yakin, ragu-ragu akan kemurahan Allah, maka Allah tidak akan memperkenankan doanya.

 manfaat doa Ilustrasi: Berdoa

Ibrahim bin Adham seorang ulama tokoh sufi mengemukakan bahwa ada 10 faktor tertolaknya doa. Diantaranya yakni sebagai berikut:

  1. Seseorang meyakini adanya Allah, tetapi beliau tidak mau menjalankan perintahNya
  2. Seseorang mungkin menyayangi Rasulullah SAW, tetapi beliau tidak mengikuti sunnah-sunnahNya
  3. Seseorang mengetahui bahwa setan yakni musuh yang aktual baginya, tetapi beliau telah mengikuti langkah-langkahnya
  4. Seseorang telah membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi beliau tidak mau mengamalkan isi yang terkandung di dalamnya
  5. Seseorang menyatakan takut akan siksa api neraka, tetapi beliau tidak berhenti melaksanakan dosa dan maksiat
  6. Seseorang yang selalu berdoa semoga sanggup masuk surga, tetapi beliau meninggalkan amalan persyaratan untuk masuk surga
  7. Seseorang meyakini bahwa kematina itu niscaya akan datang, tetapi beliau tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya
  8. Seseorang itu telah menikmati rizki Allah, tetapi beliau tidak mensyukurinya
  9. Seseorang itu telah menguburkan orang mati, tetapi beliau tidak mengambil pelajarannya
  10. Seseorang yang sibuk mencari malu dan cacaat orang lain tetapi beliau telah melupakan malu dan cacatnya sendiri

Adapun pesan yang tersirat tertolaknya doa tersebut Allah SWT tidak akan mengingkari janji-janji-Nya. Dia Maha Mengetahui atas segala sesuatu yang terbaik bagi hambaNya. Tidak disegerakannya memperoleh apa yang dimohonkan. Mungkin hal itu sengaja diperlambat oleh Allah demi kemaslahatan hambaNya itu sendiri.

Kemungkinan yang lain jikalau doa yang senantiasa kita panjatkan belum terkabulkan, itu mungkin sanggup menjadi simpanan di alam abadi yang akan menambah beratnya timbangan kebaikan dari ibadah doa kita, atau mungkin juga Allah pribadi menghindarkan kita dari ancaman ataupun tragedi yang akan terjadi, sehingga kita tetap dalam keselamatan.